468x60 Ads

wellcome in my blog

Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image >

MOBILE E-COMMERCE

0 komentar

M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business).
Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.

Aplikasi dalam Layanan Finansial

Di banyak negara, bank sudah memberikan layanan akses mobile. Berbagai aplikasi seperti transfer uang, mengecek saldo dapat dilakukan
Dengan sistem ini, ponsel bisa menjadi alat pembayaran yang aman, dan menjadi alat pembayaran yang sah di jaringan sellular. Misalnya, di Italy ada sistem pembayaran parkir dengan menggunakan ponsel. Di Jepang dan di Indonesia juga sudah ada pembelian tiket bioskop melalui ponsel.
Hampir sama dengan sistem pembayaran elektronik nirkabel di atas, Micropayment juga memfungsikan ponsel menjadi alat pembayaran. Namun aplikasinya dilakukan hanya pembayaran yang sifatnya kecil (biasanya kurang dari 10 dolar)
  • Dompet Nirkabel (m-wallets)
Adalah teknologi yang memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan pembelian dengan hanya memencet satu tombol di perangkat nirkabel mereka. Salah satu contohnya adalah Nokia wallet. Aplikasi ini menyimpan data seperti kode kartu kredit, dan bisa mengesahkan pembelian secara digital. Microsoft juga memiliki m-wallet yang dikenal dengan “Microsoft Password” untuk digunakan di lingkungan nirkabel.
Beberapa perusahaan kini menyediakan layanan pembayaran tagihan via ponsel. Ada sistem yang disebut dengan smartpay system. Sistem ini membantu pembayaran hanya dengan memasukan kode rahasia untuk mengesahkan pembayaran dari bank.


penjualan retailing dalam E-commerce

0 komentar

Pengenalan E-Tailing


E-tailing (electronic retailing):
pemanfaatan e-commerce untuk keperluan membuat toko eceran.
Retailing:
suatu perantara penjualan, seorang penjual yang beroperasi antar pelanggan dan pabrikan.
Electronic Tailing (E-Tailing):
Retailing yang diselengarakan secara on-line dengan internet.
E-tailing saat ini sangat marak berkat inspirasi dari kisah sukses www.amazon.com. Sejak didirikan pada bulan Juli 1995,Amazon yang pertama kali didirikan dan dioperasikan oleh Jeffrey Bezos telah menjadi toko maya terbesar di dunia.

E-Tailing dan Pertumbuhan Pasar B2C
  =Statistik Pertumbuhan Internasional
-Retail E-Commerce Amerika Serikat $ 56 milyar didalam 2003,bandingkan pada tahun 2002 hanya
$ 44.3 milyar.
-Laporan penelitian yang dilansir dari eMarketer.com, perkiraan retail ecommerce,akan meningkat ratarata 18.6% setiap tahun antara
tahun 2005 sampai tahun 2009.
=Statistik Pertumbuhan Indonesia
Berdasarkan survey IDC, pertumbuhan di Indonesia
-Tahun 1996- 1999 – Transaksi $20 Juta
-Tahun 2000 US$ 100 Juta
-Tahun 2001 US$ 200 Juta
-Tahun 2003 US$ 1,2 Miliyar

Karakteristik Keberhasilan E-Tailing


Bisnis e-tailing memerlukan pemahaman terhadap tiga konsep dasar yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya pengembangannya,yaitu:
1.Content dari website
Yaitu tampilan dan juga kemudahan yang didapatkan dari sebuah situs.
2.Komunitas dalam internet
Dimana setiap pelaku bisnis e-tailing harus mampu membangun komunitas khusus dalam situsnya.
Komunitas yang dibangun antara lain didasarkan pada:
-Kesamaan hobi
-Kesamaan minat
-Kesamaan pengalaman
-Kesamaan keperdulian
-Kesamaan regional wilayah tempat tinggal,dll
3.Komersialisasi
Yaitu menyangkut segala sesuatu yang ditawarkan untuk menarik konsumen agar bersedia melakukantransaksi pembelian.

Model Bisnis E-Tailing

Terdapat 4 konsep dasar model bisnis e-tailing yang dikemukanan oleh Calkins:
1.Chanel Support
Adalah usaha-usaha untuk meningkatkan penjualan
tambahan dengan cara memanfaatkan beberapa pengecer yang menggunakan internet untuk mendukung distribusi yang ada.
Contohnya : mirip toko kelontong
2.Category Killer
Adalah pengecer yang menawarkan kelengkapan untuk kategori yang bersangkutan meskipun sebenarnya spesialisasinya adalah pengecer untuk satu macam produk saja.
Contohnya: Home Depot(home improvement),Toys R Us (mainan anak-anak),dan lain-lain.
3.Auctioner
Dikenal sebgai perusahaan yang melakukan transaksi lelang online.
Pedagang melakukan content (produk yang ditawarkan,informasi rinci,dan harga penawaran)
4.Vertical Portal
Bisnis ini melibatkan beberapa merchant yang memiliki modal yang sangat kuat, merk yang terkenal, skala bisnis yang besar, dan kredibilitas yang meyakinkan.
Contoh: pelaku bisnis ini dapat ditemukan di www.pikenet.com

Permasalahan E-Tailing

1.Profitability
=Mengalami kerugian pada tiap-tiap penjualan yang dilakukan, ketika mencoba untuk tumbuh dalam ukuran dan skala mencari keuntungan.
=Dasar Pendapatan dan biaya tidak jelas.
=Sukses Jangka Panjang memerlukan kelangsungan
hidup keuangan.
2.Manage New Risk Exposure
=Perusahaan lokal bertentangan dengan pelanggan
lokal dan peraturan lokal.
=Perusahaan nasional mempunyai unsur lebih.
=Perusahaan global berhadapan dengan banyak perspektif budaya.
3.Branding
Sebagai pengarah sebagai pendorong kearah belanja yang berlebihan.
4.Starting with insufficient funds
Memulai usaha dengan dana yang tidak cukup.
5.Keep In Interesting
=esign yang Statis akan mati
Web Site yang Dinamis dengan informasi database
yang besar, kebanyakan berupa permohonan dari
customer.

Model Perilaku Konsumen E-Commerce

1 komentar

Karakteristik individu dari konsumen


1. Gender dan umur
2. Status Perkawinan
3. Tingkatan Perkawinan
4. Etnicity
5. Jabatan 
6. Pendapatan Rumah Tangga
7. Kepribadian
8. Karakteristik Gaya Hidup
Variabel Lingkungan dalam Membeli
* Sosial 
* Komunitas
* Variabel Lainnya
Faktor konsumen dalam membeli
* Pemrakarsa ( Initiator )
* Pengaruh ( Influencer )
* Kebutuhan
Pelayanan Pelanggan
* Segmentasi Pasar
* Pelayanan Pengiriman untuk Pelanggan Internet
Segmentasi Pasar

Segmentasi Geografi : merupakan pembagian pasar  menjadi unit geografis yang berbeda, misalnya wilayah, negara, negara bagian, propinsi, kota, dan kepulauan. 
Contoh : coca-cola memasarkan produk minumannya dengan merek tertentu hanya dijual di Jepang, yaitu Sokembicha, Lactia, Georgia dan Qoo
* Iklan merupakan bagian dari strategi pemasaran iklan merupakan bagian dari strategi pemasaran secara keseluruhan.
* Iklan harus berhubungan dengan proses orderin ketika pelanggan tertarik setelah melihat iklan tersebut. 
* Strategi menarik perhatian pengunjung ke suatu situs
* Tidak hanya menghandalkan web saja.
* Dalam menarik pelanggan tidak hanyaa mengandalkan E-Commerce saja, tetapi juga harus ditambah dengan media tradisional. 
* Padukan nama perusahaan dengan memadukan nama perusahaan dengan situs web akan memudahkan pengunjung untuk mendatangi situs anda.
 * Pastikan alamat situs web anda selalu muncul di embar cetakan alamat E-Commerce anda harus tercantum di kop surat , amplop brosur, kartu nama, papan nama,stiker dan lainnya.
*Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar.
      Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar
Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:
1. Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen
         a. Variabel geografi, diantaranya : wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
.        b. Variabel demografi, diantaranya : umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll
         c. Variabel psikologis, diantaranya :kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
.        d. Variabel perilaku pembeli, diantaranya : manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.
2. Dasar – dasar segmentasi pada pasar industri
.        a.Tahap 1: menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
.        b.Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual, ciri – ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.
     Syarat segmentasi Pasar
Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu :
.        a. Dapat diukur
.        b. Dapat dicapai
.        c. Cukup besar atau cukup menguntungkan
         d  Dapat dibedakan
         e. Dapat dilaksanakan
     Tingkat Segmentasi Pasar
Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
     a.   Pemasaran massal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
     b.  Pemasaran segmen
Pemasaran segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
     c.  Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit.
.    d. Pemasaran mikro
Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.
     Manfaat Segmentasi Pasar
Sedangkan manfaat dari segmentasi pasar adalah:
     a. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.
     b. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.
     c. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya
     Menentukan Pasar Sasaran
Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu:
     1.  Langkah pertama
Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada
     2.  Langkah kedua
Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yang akan datang.
post
Sumber : devidwiresty.blogspot.com


Pelayanan pengiriman untuk pelanggan pada internet 
mengacu pada pembelian online di Amazon.com, dimensi kualitas pelayanan dicontohkan sebagai berikut :
1. Tangibles
    Tampilannya rapi dan tersusun baik, ada catalog, mudah digunakan dan mudah dipahami.
2. Realibility
    Produk dikirim tepat waktu dan sesuai dengan pesanan 
3. Responsiveness
    Tersedia panduan yang membantu saat terjadi error dan memberitahukan pelanggan jika pengiriman produk berlangsung sukses atau ada masalah 
4. Assurance
    Adanya layanan untyk mendampingi pelanggan dalam memasuki suatu proses dan juga adanya layanan tambahan seperti rekomendasi dari vendor.
5. Empathy
    Adanya personalized service, seperti personalized content, sambutan secara personal, dan email pribadi.
Jenis-jenis media iklan di internet
* Banner
   ada 2 jenis banner : Keyword banner dan Random banner
   - Keyword banner muncul ketika dilakukan query atas satu kata pembuka dari search engine.
   - Random banner muncul secara acak .
   Keuntungan menggunakan banner ini ialah kemampuannya dalam melakukan kustomisasi iklan ke audien yang menjadi sasarannya.

Ada sejumlah format yang berbeda dalam menempatkan iklan Banner di internet pada situs web pihak lain. Bentuk yang paling lazim adalah Banner Swapping, Banneer Exchange.
- Banner Swapping
  Dilakukan bila perusahaan A setuju untuk menampilkan sebuah banner perusahaan B dengan imblan perusahaan juga mau menampilkan iklan perusahaan A.
- Banner Exchange (Tukar Banner)
  Biasanya dilakukan dalam perdagangan yang dilakukan oleh tiga partner yang dilakukan oleh tiga partner atau lebih.
- Iklan Skyscraper
  Berbentuk seperti banner, jika banner memanjang secara horisontal, maka skyscraper memanjang secara vertikal.
* Interstitial
   Merupakan iklan yang dinamis pada internet, Interstitial berbenruk bermacam-macam iklan animasi yang muncul dilayar ketika komputer men-download situs web.

Pengenalan E-Tailing 
 
E-Tailing merupakan kependekan dari electronic retailing, yaitu pemanfaatan e-commerce untuk keperluan membuat toko eceran.
Retailing adalah suatu perantara penjualan, seorang penjual yang beroperasi antar pelanggan dan pabrikan
Electronic Tailing (E-Tailing) adalah Retailing yang diselenggarakan secara on-line dengan internet.

Karakteristik Keberhasilan E-Tailing

Bisnis e-tailing memerlukan pemahaman terhadap tiga konsep dasara yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya  pengembangannya, yaitu :
1. Content dari website
    yaitu tampilan dan juga kemudahan yang didapatkan dari sebuah situs.
2. Komunitas dalam internet
    Dimana setiap pelaku bisnis e-tailing harus mampu membangun komunitas khusus dalam situsnya
    Komunitas yang dibangun antara lain didasarkan pada :
    * Kesamaan hobi
    * Kesamaan minat
    * Kesamaan pengalaman
    * Kesamaan keperdulian
    * Kesamaan regional wilayah tempat tinggal, dll
3.  Komersialisasi
     Yaitu menyangkut segala sesuatu yang ditawarkan untuk menarik konsumen agar bersedia melakukan transaksi pembelian.

Model Bisnis E-Tailing
terdapat 4 konsep dasar model bisnis e-tailing yang dikemukakan oleh Calkins

1. Chanel Support
2. Category Killer
3. Auctioner
4. Vartical Portal

- Chanel Support
adalah usaha-usaha untuk meningkatkan penjualan tambahan dengan cara memanfaatkan beberapa pengecer yang menggunakan internet untuk mendukung distrbusi yang .
Contoh : mirip toko kelontong
- Category Killer
adalah pengecer yang menawarkan kelengkapan untuk kategori yang bersangkutan meskipun sebenarnya spesialisasinya adalah pengecer untuk satu  Us (macam produk saja.
Contoh : Home Depot (home imrovement), Toys R (mainan anak-anak), dan lain-lain.
- Auctioner
dikenal sebagai perusahaan yang melakukan transaksi lelang online.
Pedagang melakukan content (produk yang ditawarkan, informasi rinci, dan harga penawaran) .
- Vertical Portal
bisnis ini melibatkan beberapa merchant yang memiliki modal yang sangat kuat, merk yang terkenal, skala bisnis yang besar, dan kredibilitas yang meyakinkan.
Contoh : pelaku bisnis ini dapat ditemukan di www.pikenet.com.

Permasalahan E-Tailing

1. Profitability
   - mengalami kerugian pada tiap-tiap penjualan yang dilakukan, ketika mencoba untuk tumbuh dalam ukuran dan skala mencari keuntungan.
   - Dasar Pendapatan dan biaya tidak jelas
   - Sukses Jangka Panjang memerlukan kelangsungan hidup keuangan.
2. Manage New Risk Exposure
   - Perusahaan lokal bertentangan dengan pelanggan lokal dan peraturan lokal
   - Perusahaan nasional mempunyai unsur lebih
   - Perusahaan global berhadapan dengan banyak perpektif budaya.
3. Branding
   Sebagai pengarah sebagai pendorong kearah belanja yang berlebihan.

Karakteristik Keberhasilan E-Tailing
- Tinggi pengenalan merek
- Sebuah jaminan yang diberikan oleh vendor yang sangat handal atau terkenal
- Didigitalkan format
- item Relatif murah
- Sering membeli item
- Komoditas dengan spesifikasi standar
- terkenal dikemas item yang tidak bisa dibuka bahkan di sebuah toko tradisional

Model Bisnis E-Tailing
Klasifikasi oleh Channel Distribusi

- Mail-order pengecer yang pergi zDirect pemasaran online dari produsen zPure-play e-tailers
- Click-dan-mortir pengecer
- Internet (online) mal

Model Bisnis E-Tailing
- pemasaran langsung
Secara umum, pemasaran yang terjadi tanpa perantara antara produsen dan pembeli, dalam konteks buku ini, pemasaran dilakukan secara online antara penjual dan pembeli apapun
virtual (murni-play) e-tailers
Perusahaan yang menjual langsung kepada konsumen dengan
Internet tanpa mempertahankan saluran penjualan fisik
transaksional Web situs yang melakukan kegiatan usaha
bata-dan-mortir pengecer
Pengecer yang melakukan bisnis di Internet-non, dunia fisik di toko-toko batu bata-dan-mortir tradisional
klik-and-mortar pengecer
multichannel model bisnis
Sebuah model bisnis dimana perusahaan menjual di jalur pemasaran secara bersamaan (misalnya, baik toko fisik dan online)
- Ritel di Mal Online
- Merujuk direktori
- Mall dengan layanan bersama
- B2C Model lain dan Perdagangan Ritel Khusus
- Perwakilan khusus layanan B2C
- Layanan Pos
- Jasa dan produk untuk orang dewasa
- Pernikahan saluran
- Gift pendaftar

Dampak  EC pada Industri Perjalanan
- Internet mungkin memberikan kontribusi pada penurunan tajam dalam jumlah agen perjalanan
- Hal ini juga didorong munculnya penjual online-perantara pihak ketiga dan portal memberikan perbandingan harga dan berbagai layanan nilai tambah lainnya untuk konsumen
- PASAR INTERNET JOB
- Pencari kerja
- Pengusaha mencari karyawan
- Ayub lembaga
- Instansi pemerintah dan lembaga
- Sebuah konsorsium pengusaha besar dan karir kuliah penasehat
- online portal Global

Keterbatasan Pasar Kerja Elektronik
- kesenjangan antara mereka dengan keterampilan dan akses ke Internet dan mereka yang tidak
Perusahaan z menemukan bahwa mereka dibanjiri pelamar ketika mereka beriklan online, penyaringan merupakan proses memakan waktu dan mahal
- Keamanan dan privasi
- omset biaya tinggi bagi pengusaha dengan mempercepat gerakan karyawan untuk pekerjaan yang lebih baik
Intelligent Agen di Pasar Ayub Elektronik
- Intelligent agen untuk pencari kerja
- Intelligent agen untuk majikan

Real Estate
- E-commerce dan internet secara perlahan tapi pasti mempunyai dampak yang semakin meningkat pada industri real estate
Real Estate Aplikasi
- Nasihat bagi konsumen untuk membeli atau menjual
- Komersial real estate listing
- Link ke rumah listing di semua kota besar
- Maps
- Informasi pada tingkat hipotek saat ini
Real Estate Mortgages
Banyak situs z menawarkan pinjaman kalkulator
- Mortgage broker bisa lewat aplikasi kredit melalui Internet dan menerima tawaran dari kreditur yang ingin mengeluarkan hipotek
Nama harga Anda sendiri “model
- Agregasi paket pinjaman pencari ditempatkan untuk tawaran di Internet
Asuransi Online
polis asuransi z standar, seperti mobil, rumah, kehidupan, atau kesehatan yang ditawarkan dengan diskon besar
- pihak ketiga agregator menawarkan perbandingan bebas dari kebijakan yang tersedia
- Beberapa asuransi besar dan perusahaan manajemen risiko menawarkan kontrak asuransi yang komprehensif online
Online Trading Saham
- Investasi informasi
- pasar keuangan Terkait
- Risiko memiliki rekening efek online
elektronik (online) banking (e-banking)
Berbagai aktivitas perbankan yang dilakukan dari rumah atau jalan menggunakan koneksi Internet, juga dikenal sebagai cyberbanking, perbankan virtual, online banking, dan perbankan rumah
Internasional dan Perbankan Multiple-Currency
- Beberapa pembelian retail internasional dapat dilakukan dengan memberikan nomor kartu kredit, transaksi lain mungkin memerlukan dukungan perbankan internasional
Isu Online Transaksi Keuangan Pelaksanaan
- Mengamankan transaksi keuangan
- Akses ke intranet bank ‘oleh pihak luar
- Imaging sistem
- Harga online versus layanan offline
- Risiko
Keuangan Pribadi Online
- Online Penagihan dan Bill Pembayaran transfer zAutomatic pembayaran hipotek zAutomatic transfer dana untuk membayar listrik bulanan
uang kertas
- Membayar tagihan dari rekening perbankan online.
Merchant z-ke-tagihan pelanggan langsung
- Menggunakan perantara untuk konsolidasi tagihan
- pembayaran langsung orang-ke-orang
- Bayar tagihan di kios bank
- Pajak
On-Demand Delivery Systems dan-E Grosir
e-toko kelontong
Sebuah toko kelontong yang mengambil online pesanan dan menyediakan pengiriman pada jadwal rutin harian atau lainnya atau dalam waktu yang sangat singkat
pada layanan pengiriman-demand
pengiriman Express dibuat cukup cepat setelah perintah diterima online
Online Pengiriman Produk Digital, Hiburan, dan Media
Online Entertainment
Contoh z hiburan online
- Web browsing
- internet game
- Fantasy olahraga permainan
- tunggal dan multiplayer game
- Dewasa hiburan
- Permainan Kartu
- situs jejaring sosial Partisipatif situs Web z Membaca
Live acara
Hiburan-jasa terkait
- Event pengambilan tiket zRestaurants zInformation
- Retrieval hiburan audio dan video
Perkembangan Pengiriman
Produk Digital
kustomisasi CD situs
- disintermediasi media cetak tradisional
- pengiriman digital dapat mengganti atau meningkatkan metode penyampaian tradisional untuk berbagai
jenis konten digital
Aids Online Beli-Keputusan
- belanja portal
Gateway e-depan toko-toko dan e-mal;
mungkin komprehensif atau niche berorientasi
- belanja robot (belanja agen atau shopbots)
Alat yang pramuka Web atas nama konsumen yang menetapkan kriteria pencarian z “Spy” layanan
- Wireless Belanja perbandingan
Rating Bisnis z Situs Situs Trust z z Tools Verifikasi Belanja Lainnya
Amazon.com ‘s A9 Search Engine
Answers.com

Masalah dengan E-Tailing dan Pelajaran yang Diperoleh

Alasan bahwa pengecer memberikan untuk tidak akan online meliputi:
- produk mereka tidak sesuai untuk penjualan Web
- Kurangnya kesempatan yang signifikan
- Biaya tinggi
- Teknologi ketidakdewasaan
Penjualan online konflik dengan bisnis inti
Sukses Klik-dan-mortir Strategi
- Bicara dengan satu suara
- leverage multichannels
- Memberdayakan pelanggan
Isu dalam E-Tailing
- disintermediasi
Penghilangan lapisan organisasi atau proses bisnis yang bertanggung jawab untuk langkah-langkah perantara tertentu dalam rantai pasokan yang diberikan
- reintermediation
Proses dimana perantara (baik yang baru atau mereka yang telah disintermediated) mengambil perantara baru
peran
- cybermediation (intermediasi elektronik)
Penggunaan perangkat lunak (cerdas) agen untuk memfasilitasi intermediasi
- hypermediation
Ekstensif penggunaan kedua intermediasi manusia dan elektronik untuk memberikan bantuan dalam semua tahap dari sebuah usaha e-commerce
- unbundling
- cybermediation (intermediasi elektronik)
Penggunaan perangkat lunak (cerdas) agen untuk memfasilitasi intermediasi
- hypermediation
Ekstensif penggunaan kedua intermediasi manusia dan elektronik untuk memberikan bantuan dalam semua tahap dari sebuah usaha e-commerce
- unbundling
- saluran konflik
Situasi di mana sebuah gangguan saluran online pemasaran saluran tradisional akibat kerusakan nyata atau dirasakan dari
kompetisi
Sumber :  fariedartha
blog.uc.ac.id/faried/

Mekanisme Pasar E-Commerce

1 komentar

Berbagai situs toko online telah menerapkan beragam strategi bisnis untuk menarik pengunjung serta melayani konsumennya. Untuk mengetahui kekurangan maupun kelebihan sebuah situs toko online dapat dilakukan  kajian komparasi dengan situs yang serupa, terutama pada aspek model bisnis serta fitur layanan  yang disediakan. Pelajari selengkapnya Eksplorasi Toko Online - unduh file.
Posted by STIE "YPPI" e-Commerce 

Eksistensi suatu usaha ecommerce pada hakekatnya ditentukan oleh besaran pendapatan (revenue) yang diperoleh dari menjalankan bisnis online. Beberapa model bisnis ecommerce dapat dilakukan oleh pelaku usaha untuk menghasilkan revenue. Model-model bisnis ecommerce pada intinya berorietasi pada konsumen (e-retailing) atau berorientasi pada bisnis (B2B). Pelajari selengkapnya Model-Model Bisnis E-commerce - unduh file

Fungsi utama pemasaran adalah mempertemukan pembeli dan penjual untuk mempermudah pertukaran barang dan jasa. Kemajuan teknologi informasi mendorong terbentuknya e-market yang semakin menghilangkan batas fisik antara pembeli dan penjual untuk mengakses pasar. Keberhasilan e-market sangat bergantung pada karakteristik produk, industri, penjual dan pembeli serta didukung oleh infrastruktur pasar yang menyediakan e-payment dan menjamin keamanan transaksi. Pelajari selengkapnya Mekanisme Pasar E-commerce-unduh file

Internet merupakan sarana utama dalam proses transaksi e-commerce. Pesatnya perkembangan teknologi internet saat ini semakin memungkinkan para pelaku usaha untuk menjual produk/jasa dalam pasar global serta  berkomunikasi secara cepat dengan konsumennya. Demikian pula teknologi web yang semakin  memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk membangun aplikasi e-commerce sesuai kepentingan bisnisnya.
Pelajari selengkapnya Teknologi Pendukung E-commerce - unduh file

Masyarakat dunia telah memasuki era digital dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi. Internet telah menjadi saluran distribusi global utama untuk produk, jasa, lapangan pekerjaan di bidang manajerial dan profesional. Dampaknya mengubah perekonomian, stuktur pasar dan industri, produk dan jasa serta aliran distribusinya, segmentasi pasar, nilai bagi konsumen, perilaku konsumen, lapangan pekerjaan dan pasar tenaga kerja.
Pelajari selengkapnya Konsep Dasar E-comerce - unduh file
Sumber : Moduleyppi.blogspot.com

Klasifikasi Model Bisnis E-commerce

0 komentar

Klasifikasi Model Bisnis E-commerce
  • Business to Business (B2B), dengan karakteristik :
  1. Trading partners yang sudah saling mengetahui dan terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama di antara mereka.
  2. Pertukaran data dilakukan secara berulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati.
  3. Salah satu pelaku tidak harus menunggu partner mereka lainnya untuk mengirimkan data.
  4. Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
  • Business to Consumer (B2C), dengan karakteristik:
  1. Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secara umum.
  2. Service bersifat umum, sehingga mekanismenya dapat digunakan oleh orang banyak.
  3. Service yang diberikan berdasarkan permintaan.
  4. Sering dilakukan sistem pendekatan client-server.
  • Consumer to Business (C2B), dengan karakteristik:
  1. E-commerce antara individu dan perusahaan secara langsung.
  2. Dengan semakin banyaknya individu yang menawarkan produk dan jasa melalui internet maka pasar C2B semakin potensial.
  3. Perusahaan mendapatkan akses yang luas pada produk dan jasa ditawarkan oleh individu.
  • Consumer to Consumer (C2C), dengan karakteristik:
  1. E_commerce antara individu dan individu secara langsung.
  2. Dengan semakin banyaknya individu yang terhubung pada internet maka pasar C2C semakin potensial.

Manfaat Dan Tantangan E - Commerce

0 komentar


Manfaat e-Commerce
    Manfaat Bagi Perusahaan:
• Jangkauan global
• Penambahan jam buka: 24/7/365
• Pengurangan biaya operasi
• Biaya komunikasi/koordinasi lebih rendah
• Efisiensi pengadaan
• Meningkatkan hubungan Manfaat bagi perusahaan:
• Kustomisasi dan personalisasi
• Inovasi model bisnis
• Kecepatan time-to-market
• Rantai pasokan dinamis dengan konsumen
• Informasi yang up-todate
• Tidak harus membayar pajak/biaya usaha fisik
• Dsb.
    Manfaat e-Commerce (lanjut):
• “Dimana saja – kapan saja”
• Lebih banyak pilihan produk dan jasa
• Kesempatan berpartisipasi
• Wahana komunitas elektronik
• Personalisasi, sesuai selera Manfaat bagi konsumen:
• Harga lebih murah
• Pengiriman/penyampaian segera
• Ketersediaan informasi
    Manfaat e-Commerce (lanjut):
   Manfaat bagi masyarakat:
– Memungkinkan telecommuting
– Peningkatan kualitas hidup 4
– Dapat menolong masyarakat yang kurang mampu
– Kemudahan mendapatkan layanan umum

Tantangan e-Commerce


• Keamanan

• Kepercayaan dan resiko konsumen
• Keterbatasan SDM
• Otentikasi user dan belum tersedianya public key infrastructure
• Model bisnis
• Budaya
• Masalah organisasi
• Penipuan
• Akses Internet yang lambat
• Permasalahan hukum/legalitas

PENGENALAN E-COMMERCE

0 komentar

Electronic Commerce (E-Commerce) secara umum merupakan kegiatan bisnis (perniagaan/perdagangan) atau jasa yang berhubungan erat dengan konsumen (Consumers), Manufaktur, Internet Service Provider (ISP) dan Pedagang Perantara (Intermediateries) dengan menggunakan media elektronik. Dalam hal ini media elektronik utama dengan menggunakan internet.

E-Commerce memiliki 5 (lima) konsep dasar :
  1. Automation
    Otomasi bisnis proses sebagai pengganti proses manual (konsep “enterprise resource planning”)
  2. Streamlining / Integration
    Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif (konsep “just in time”).
  3. Publishing
    Kemudahan berkomunikasi dan berpromosi untuk produk dan jasa yang diperdagangkan (konsep “electronic cataloging”)
  4. Interaction
    Pertukaran informasi/data antar pelaku bisnis dengan meminimalisasikan human error (konsep “electronic data interchange”)
  5. Transaction
    Kesepakatan dua pelaku bisnis untuk bertransaksi dengan melibatkan institusi lain sebagai fungsi pembayar (konsep “electronic payment”)
Perkembangan E-Commerce di Indonesia

Didalam perkembangan E-Commerce di Indonesia, memiliki tantangan-tantangan, diantaranya yaitu :
  1. Kultur
    Masyarakat Indonesia, yang masih belum terbiasa dengan berbelanja dengan katalog. Masih harus melihat secara fisik atau memegang barang yang akan dijual. Masih senang menawar harga yang dijual.
  2. Kepercayaan
    Kepercayaan antara penjual dan pembeli masih tipis. Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang. Penggunaan masih jarang.

Perkembangan E-Commerce Internasional
  1. Menurut Survey dari IDC, Pertumbuhan E-Commerce di Luar Indonesia, mencapai 800% sampai dengan tahun 2005. Didunia maya sekarang terdapat, lebih dari ± 2.100.000 images dan ± 128,3 juta exiting pages.
  2. Menurut Survei yang dilakukan oleh So-Net (Southbourne Internet) www.southbourne.com, Tahun 2005 konsumen membelanjakan diatas £ 80 Milyar ($143 Milyar) naik sebesar 22% dari 2004 dari figur perbelanjaan online menurut suatu laporan dari Comscore Jaringan (http://www.comscore.com/press/pr.asp)
Ruang Lingkup E-Commerce
  1. Business To Business (B2B)

    Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis atau transaksi secara elektronik antar perusahaan yang dilakukan secara rutin dan dalam kapasitas produk yang besar. Memiliki Karakteristik seperti dibawah ini:
    • Pertukaran informasi yang dilakukan antar pembisnis tersebut atas dasar kebutuhan dan kepercayaan.
    • Pertukaran Informasi yang dilakukan dengan format yang sudah disepakati dan Service sistem yang digunakan antar kedua pembisnis juga menggunakan standard yang sama.
    • Salah satu pelaku bisnis tidak harus menunggu rekan bisnisnya untuk mengirimkan datanya.
    • Sarana yang digunakan EDI (Electronic Data Interchange)
    • Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dengan model ini antar pelaku bisnis lebih mudah untuk mendistribusikan informasi yang dimilikinya

  2. Business To Consumer (B2C)

    Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.Memiliki Karakteristik seperti dibawah ini:
    1. Informasi disebarkan secar umum.
    2. Pelayanan yang diberikan bersifat umum sehingga banyak digunakan oleh banyak orang.
    3. Pelayanan yang diberikan berdasarkan permintaan. Konsumen melakukan permintaan, maka pelaku usaha harus cepat dan siap merespon permintaan konsumen tersebut.
    4. Pendekatan yang dilakukan adalah Client Server, dimana Konsumen berada pada sisi Client, dengan menggunakan Web Broses untuk mengaksesnya, dan Pelaku Usaha berada pada sisi Server

  3. Consumer To Consumer (C2C)

    Merupakan sistem komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
    1. Pada lingkup konsumen ke konsumen bersifat khusus karena transaksi yang dilakukan hanya antar konsumen saja, seperti Lelang Barang.
    2. Internet dijadikan sebagai sarana tukar menukar informasi tentang produk, harga, kualitas dan pelayanannya.
    3. Konsumen juga membentuk komunitas pengguna atau penggemar suatu produk. Sehingga jika ada ketidak puasan suatu produk, maka akan segera tersebar luas melalui komunitas tersebut.

Read more: http://www.frieyadie.com/2-pengenalan-ecommerce.php#ixzz1vKkijFcI